Analisis Pendidikan Karakter pada Peribahasa “Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing”

Nor Safitri, Nuradela Safitri

Abstract


Jurnal ini mengkaji  hubungan antara pendidikan karakter dan penggunaan peribahasa dalam konteks masyarakat Banjar, Indonesia. Peribahasa merupakan bagian penting dari warisan budaya yang mencerminkan nilai moral dan digunakan dalam komunikasi sehari-hari Pendidikan karakter bertujuan membentuk individu yang berkarakter positif, seperti kerja keras, disiplin, jujur, cinta tanah air, dan tanggung jawab. Peribahasa "Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing" menjadi fokus penelitian karena mengandung nilai-nilai penting yang relevan dengan pembentukan karakter. Penelitian ini menggunakan metode Library Research, menganalisis konsep pendidikan karakter dan peribahasa tersebut serta implikasinya dalam kehidupan sehari-hari Hasil penelitian menunjukkan bahwa, integrasi nilai-nilai dalam peribahasa Haram manyarah waja sampai kaputing ke dalam pendidikan karakter dapat membantu membentuk individu yang tangguh dan bertanggung jawab dalam mencapai tujuan hidup.

Keywords


Pendidikan Karakter, Peribahasa, Waja Sampai Kaputing

Full Text:

PDF

References


Agus Sri Danardana, dan dkk. Dinamika Identitas dalam Bahasa dan Sastra. Bandung: PT Dunia Pustaka Jaya, 2022.

Ahmad Basuni. Pangeran Antasari: Pahlawan kemerdekaan nasional dari Kalimantan. Jakarta: Bina Mulia, 1986.

Ahmad Khoiri,dkk.. Konsep Dasar Teori Pendidikan Karakter. Cendikia Mulia Mandiri, 2023.

Desy Natalia Kosasih. “Kajian psychological capital pada filosofi hidup Suku Banjar ‘Waja Sampai Kaputing’ pada Strawberry Generation.” Jurnal Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Pengetahuam Sosial 6, no. 2 (2022).

Dewicca Fatma Nadilla, Wisnu Subroto, Rochgiyanti, dan Daud Yahya. “Internalisasi Nilai Kayuh Baimbai Dan Haram Manyarah Wajasampai Kaputing Melalui Pendekatan Vct Pada Materirestorasi Meiji Dalam Mata Kuliah Sejarah Asia Timur.” Yupa: Historical Studies Journal 07, no. 1 (2023).

Hasyim, dan dkk. Integrasi Kebangsaan Berbasis Kearifan Lokal. Medan: Merdeka Kreasi Group, 2022.

Heri Supranoto. “Implementasi Pendidikan Karakter Bangsa dalam Pembelajaran.” Jurnal Pendidikan Ekonomi 3, no. 1 (2015).

Jito Subianto. “Peran Keluarga, Sekolah, Dan Masyarakat Dalam Pembentukan Karakter Berkualitas.” Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam 8, no. 2 (2013).

Mustofa, Muhammad, Ariyandi Batu Bara, Fakhri Khusaini, Asmawati Ashari, Lesi Hertati, Adele B. L. Mailangkay, Lili Syafitri, dkk. Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research). Get Press Indonesia, 2023.

Nurbaya. “Nilai Pendidikan Karakter dalam Peribahasa Ternate (Sarana Pembelajaran pada Anak).” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9, no. 11 (2023).

Saidah Tunnoor, dan Siti Faridah. “Eksplorasi Nilai Religius dalam Ungkapan Bahasa Banjar.” Jurnal Pahlawan 18, no. 01 (2022).

Saleh, dan Ahmad Idwar. Pangeran Antasari. Jakarta: CV. Manggala Bhakti., 1993.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Nor Safitri, Nuradela Safitri


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

View My Stats